Keutamaan shalat dari sisi kesehatan

kitchenremodeling.me


Keutamaan shalat dari sisi kesehatan 

a. membuat awet muda

Semua gerakan shalat yang kita lakukan pada dasarnya bertujuan meremajakan anggota badan. Misalnya, gerakan salam. Gerakan ini memiliki pengaruh besar pada kekencangan kulit saat kita me nengok ke kanan dan kiri.

b. Memudahkan persalinan 

Saat posisi sujud, saat pinggul dan pinggang terangkat melampaui kepala dan dada, otot-otot perut (rectus abdominis dan obliquus abdominis externus) berkontraksi penuh. Posisi sujud bisa melatih organ di sekitar perut untuk mengejan lebih dalam dan lama.

c. Memperbaiki kesuburan

Saat posisi kita dalam sikap duduk (duduk iftirosy [ta hiyyat awal] dan duduk tawarruk [tahiyyat akhir]), otot otot daerah perineum ikut berkontraksi. Sedangkan, punggung kaki harus diposisikan di atas telapak kaki kiri dan tumit kaki kanan harus menekan pangkal paha kanan.

d. Memacu kecerdasan 

Ketika sujud, posisi jantung berada di atas kepala yang memungkinkan darah mengalir secara maksimal ke otak. Dengan itu, otak mendapatkan pasokan darah kaya oksigen yang bisa memacu kerja sel-selnya.

Pancarkan kecantikanmu dengan shalat sunah

Selain shalat lima waktu, ada juga shalat-shalat sunah yang memiliki manfaat luar biasa, tentunya untuk memancar kan aura kecantikanmu.

“Sesungguhnya yang pertama kali dihisab pada hari kiamat dari amalan-amalan seseorang adalah shalatnya. Rabb kita bertanya kepada para malaikat— dan Dia Maha Mengetahui: “Lihatlah pada shalat hamba-Ku, apakah sempurna ataukah kurang? 
1. Shalat rawatib

Shalat Rawatib dikerjakan sebelum dan sesudah shalat wajib.

Adapun dua belas sunah rawatib, yaitu:

1. Dua rakaat sebelum subuh
2. Dua rakaat sebelum zuhur
3. Dua rakaat setelah zuhur
4. Dua rakaat sebelum ashar
5. Dua rakaat setelah magrib
6. Dua rakaat setelah isya

Rasulullah SAW sangat menjaga shalat sunah Rawatib, ter lebih untuk shalat sunah Fajar (shalat dua rakaat sebelum shalat Subuh).

Kenapa Beliau SAW begitu menjaga shalat sunah fajar? Ternyata pahala shalaT sunah fajar itu lebih baik daripada dunia dan segala isinya.

2. shalat dhuha

Shalat Dhuha dikerjakan pada waktu dhuha, yaitu dimu lai matahari setinggi tombak atau satu meter dari garis cakrawala (sekitar 15-20 menit setelah matahari terbit) sampai matahari tepat berada di atas kepala (15 menit menjelang waktu zuhur).

Keutamaan Shalat Dhuha

a. Shalat Dhuha sebagai sedekah

b. Shalat Dhuha sebagai investasi amal

Sesungguhnya yang pertama kali dihisab pada diri hamba pada hari Kiamat dari amalannya adalah sha latnya. Bila sempurna maka ia telah lulus dan berun tung, dan bila rusak atau kurang sempurna maka ia akan kecewa dan rugi. Jika terdapat kekurangan pada shalat wajibnya maka Allah berfirman: Perhatikan lah kalau-kalau hamba-Ku ada shalat sunah, maka cukupkanlah dengan shalat sunahnya sekadar apa yang menjadi kekurangan pada shalat wajibnya. Jika selesai urusan shalat, barulah amalan lainnya. (HR. Ash-habus Sunan dari Abu Hurairah RA)

c. Shalat Dhuha sebagai keuntungan yang besar

Maka Rasulullah SAW bersabda, Maukah aku tunjukkan kepada kalian sesuatu yang lebih cepat se lesai perangnya, lebih banyak harta rampasan yang didapat, dan cepatnya kembali (dari medan perang)! Yaitu orang yang berwudhu kemudian menuju masjid untuk mengerjakan shalat sunah Dhuha.

d. Dicukupi kebutuhan (rezeki) hidupnya

“Wahai anak Adam, rukuklah karena Aku pada awal siang (shalat Dhuha), maka Aku akan mencukupi (ke butuhan)mu sampai sore hari.” (HR. Tirmidzi)

e. Pahala haji dan umrah

“Barang siapa yang shalat Subuh berjemaah kemu dian duduk berzikir sampai matahari terbit kemudian mengerjakan shalat Dhuha dua rakaat, maka baginya seperti pahala haji dan umrah, sepenuhnya, sepe nuhnya, sepenuhnya.” (HR. Tirmidzi)

f. Terampuni dosa meski sebanyak buih di laut

“Barang siapa yang menjaga shalat Dhuha, maka dosa-dosanya akan diampuni walau sebanyak buih di lautan.” (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad)

g. Dibangunkan istana di surga “Barang siapa shalat Dhuha dua belas rakaat, maka Allah akan membangun baginya istana dari emas di surga.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)

kitchenremodeling.me